Pak Ary Gunawan Ciamik, pemilik dapur ciamik, catering online dan founder enterpreneur in action memberikan materi tentang DNA di Kampus Bisnis Umar Usman pada tanggal 18 dan 19 September 2017. Saya akan mereview beberapa isi materi tersbut.
Apa itu DNA?
- Informasi genetik yang unik
- Dapat mereplikasi dirinya
Setiap orang pasti memiliki DNA, setiap orang juga punya karakter yang berbeda. oleh karena itu temukan kekuatan itu untuk mencapai kesempurnaan hidup dan tujuan. Percayalah pada diri sendiri. Banyak bisnis gagal karena trial dan eror. Mimpi memang mudah, tapi action perlu tekad dan ilmu, ilmu perlu guru dan guru harus dicari. Masalah kita adalah tantangan, tapi masalah orang lain adalah peluang. Anda adalah bagian dari solusi. Kalau tidak action, pintu selanjutnya tidak akan terbuka.
Siapa itu enterpreneur?
Orang yang melakukan aktivitas wirausaha yang dicirikan dengan pandai atau berbakat
mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun manajemen operasi
untuk pengadaan produk baru, memasarkannya, serta mengatur permodalan operasinya.
Enterpreneur bukan ukuran akademis, tapi tekad.
Lihat prosesnya, jangan tiru semuanya. Seperti ibu hamil pun berproses. Proses selama 9 bulan. Bayi bertumbuh jadi anak-anak juga berproses. Penyakit jaman sekarang itu ada dua : Hedonis, dan Instan. Ingin beli ruko mewah padahal belum tahu untuk apa. Ingin barang cepat laku tapi kalau tidak laku langsung merasa gagal.
Awal berbisnis itu FOKUS.
Kuatkan pondasinya, DNA (Din/agama dan Al-Qur'an).
Bangun saluran pendapatannya,
Naikkan Omsetnya.
Mainkan cashflownya agar laris.
Bangun sistemnya apakah offline atau online atau keduanya.
Bina timnya karena kalau tim gak benar maka yang salah adalah ketuanya.
Teruslah bertumbuh.
Tebar manfaat.
Jauhi riba perbanyak sedekah.
Berbisnis harus SMART
Specific : spesifik
Measurable : terukur
Achievable : bisa dicapai
Ratioal : masuk akal
Timeline : waktunya tepat
Ingat, kemunduran besar adalah saat bisnis maju tapi ibadah berkurang. Berbisnis itu tentang brand. Brand itu tidak boleh ribet, harus mudah diucapkan dan unik. Sama teman juga kita tidak berkompetisi tapi berkolaborasi. Orang hebat akan didekatkan dengan orang hebat.
Apa itu DNA?
- Informasi genetik yang unik
- Dapat mereplikasi dirinya
Setiap orang pasti memiliki DNA, setiap orang juga punya karakter yang berbeda. oleh karena itu temukan kekuatan itu untuk mencapai kesempurnaan hidup dan tujuan. Percayalah pada diri sendiri. Banyak bisnis gagal karena trial dan eror. Mimpi memang mudah, tapi action perlu tekad dan ilmu, ilmu perlu guru dan guru harus dicari. Masalah kita adalah tantangan, tapi masalah orang lain adalah peluang. Anda adalah bagian dari solusi. Kalau tidak action, pintu selanjutnya tidak akan terbuka.
Siapa itu enterpreneur?
Orang yang melakukan aktivitas wirausaha yang dicirikan dengan pandai atau berbakat
mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun manajemen operasi
untuk pengadaan produk baru, memasarkannya, serta mengatur permodalan operasinya.
Enterpreneur bukan ukuran akademis, tapi tekad.
Lihat prosesnya, jangan tiru semuanya. Seperti ibu hamil pun berproses. Proses selama 9 bulan. Bayi bertumbuh jadi anak-anak juga berproses. Penyakit jaman sekarang itu ada dua : Hedonis, dan Instan. Ingin beli ruko mewah padahal belum tahu untuk apa. Ingin barang cepat laku tapi kalau tidak laku langsung merasa gagal.
Awal berbisnis itu FOKUS.
Kuatkan pondasinya, DNA (Din/agama dan Al-Qur'an).
Bangun saluran pendapatannya,
Naikkan Omsetnya.
Mainkan cashflownya agar laris.
Bangun sistemnya apakah offline atau online atau keduanya.
Bina timnya karena kalau tim gak benar maka yang salah adalah ketuanya.
Teruslah bertumbuh.
Tebar manfaat.
Jauhi riba perbanyak sedekah.
Berbisnis harus SMART
Specific : spesifik
Measurable : terukur
Achievable : bisa dicapai
Ratioal : masuk akal
Timeline : waktunya tepat
Ingat, kemunduran besar adalah saat bisnis maju tapi ibadah berkurang. Berbisnis itu tentang brand. Brand itu tidak boleh ribet, harus mudah diucapkan dan unik. Sama teman juga kita tidak berkompetisi tapi berkolaborasi. Orang hebat akan didekatkan dengan orang hebat.
Komentar
Posting Komentar